Mencicipi Menu Intel Core Terbaru


Oleh: Susetyo Dwi Prihadi
Dikutip dari okezone.com
Jum’at, 22 Januari 2010 | 21:57 wib

techno.okezone.com (19/01/2010) – Setelah wara-wiri di Consumer Electronics Show 2010, akhirnya Indonesia kesampaian juga menikmati suguhan dari keluarga terbaru Intel Core 2010. Tidak tanggung-tanggung lagi, Intel langsung melempar 3 seri prosesor tersebut, mulai dari Core i3, i5, dan i7.

“Ketiga keluarga baru dari prosesor Intel Core 2010 ini merupakan jawaban untuk pengguna komputer di Indonesia, mulai dari tingkat pengguna biasa, sampai yang mainstream,” jelas Country Manager Intel Indonesia Budi Wahyu Jati, di sela-sela pelucurannya, di BlowFish, Jakarta, Selasa (19/1/2010).

Meski disesuaikan dengan kebutuhannya, bukan berarti Intel mengabaikan teknologi yang disematkan. Pasalnya, produsen perangkat keras ini tetap memberikan sebuah keuntungan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Salah satunya Core i3, yang mulai diproduksi menggunakan proses manufaktur masal dari 32 nanometer (nm) yang merupakan pertama kali, dan sebuah terobosan baru.

“Dengan transistor high-K metal generasi kedua Intel, memungkinkan kecepatan komputer yang lebih tinggi, namun tetap hemat energi,” cetus Budi.

Sedangkan untuk Core i5 dan i7, Intel juga telah menyematkan teknologi baru yang bernama Turbo Bost dan Intel Hyper Threading Technology. Melalui teknologi ini komputer tidak menjadi panas. Dijelaskan Budi, Turbo Boost bekerja saat komputer mengalami load, sehingga frekuensi naik dan tiap core juga naik secara bergantian.

“Perpaduan chip dari Intel Core terbaru ini membuat Windows 7 menjadi lebih efisien dan lebih multitasking. Ini tentu saja memaksimalkan para pengguna dalam menggunakan komputernya, khususnya pengguna Windows 7” tukas Chief Operartion Officer Microsoft Indonesia Faycal Bouchlaghem.

Menariknya lagi, Intel seolah mengerti dengan perubahan tren khususnya di bidang grafis, yang saat ini begitu memuja gambar yang tajam sekelas high defintion.  Karena memang di prosesor Chip Core ini Intel menamakan Intel HD Grafis. Sehingga, gambar yang menampilkan kualitas 3D dan HD bisa berjalan maksimal.

“Ini biasanya yang disukai oleh para gamers. Karena saat ini game online saja sudah menggunakan teknologi 3D. Dulu memang sudah ada, tapi para gamers menurunkan kualitas resolusinya,” tandas Budi. (tyo)
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s